Belajar di mana saja, Kapan saja, Dengan siapa saja

Friday, July 18, 2014

Adaptasi Tingkah laku Adaptasi Behavioral Makhluk Hidup

Adaptasi tingkah laku mudah kita amati karena berupa perubahan tingkah laku untuk menyesuaikan lingkungannya agar tetap terjaga kelangsungan hidupnya. Beberapa contoh adaptasi tingkah laku sebagai berikut.

Mimikri
Bunglon mengelabui musuhnya dngan mengubah warna kulitnya. Jika berada didaunan, warna bunglon menjadi hijau. Sebaliknya, apabila berada di tanah, warna kulit sesuai warna lingkungannya seperti yang dilakukan oleh bunglon tersebut dinamakan mimikri.
Autotomi
Cecak merupakan contoh hewan yang ekornya mudah putus. Dala keadaan bahaya, cecak mengelabui musuhnya dengan cara memutuskan ekornya disebut autotomi. Jika seekor cecak dikejar oleh pemangsa, ekornya secara mendadak putus dan bergerak-gerak sehingga perhatian pemangsa akan tertuju pada ekor yang bergerak tersebut. Kesempatan itu digunakan cecak untuk menghindari diri dari kejaran pemangsa.
Hibernasi
Musim dingin adalah musim yang sangat sulit bagi hewan. Banyak hewan yang tidak dapat bertahan hidup pada musim keras ini. Beberapa hewan melewatinya dengan giat mencari makan. Sementara hewan yang lain bertahan bertahan hidup dengan terlelap dalam suatu tidur khusus yang dinamakan hibernasi. Cicri-ciri hewan yang melakukan hibernasi, yaitu suhu tubuh rendah serta detak jantung dan pernapasan sangat lambat. Tujuannya untuk menghindari cuaca yang sangat dingin, kekurangan makanan, dan menghemat energy. Contoh hewan yang melakukan hibernasi antara lain ular, kura-kura, ikan, dan bengkarung yang tetap tinggal di sarangnya selama musim dingin.
Estivasi
Di beberapa belahan dunia, cuaca yang paling buruk adalah cuaca pada musim panas. Pada musim panas, udara sangat panas dan kering. Beberapa hewan bergerak mencari tempat perlindungan dan tidur. Tidur di musim panas disebut estivasi. Kata ini berasal dari kata latin ayng berarti musim panas. Tujuan hewan melakukan estivasi adalah untuk menghindari anas yang tinggi dan kekurangan air. Lembur kerdil, kelelawar, dan beberapa tupai adalah mamalia yang berestivasi untuk menghindari cuaca kering.
Jenis tanaman jahe-jahean dan rerumputan melakukan estivasi di musim kemarau dengan mengeringkan dedaunannya. Adapun,pohon jati melakukan estivasi di musim kering dengan menggugurkan seluruh daunnya. Hibernasi dan estivasi, keduanya disebut dormansi. Jadi, dormansi merupakan masa istirahat bagi makhluk hidup untuk tetap bertahan pada cuaca yang buruk.
Adaptasi tingkah laku pada rayap
Rayap merupakan golongan serangga penghancur kayu. Mengapa rayap dengan mudah dapat mencerna kayu? Rayap mampu mencerna kayu bukan karena mempunyai enzim yang dapat mencerna kayu, melainkan karena di dalam ususnya terdapat hewan fiagellata yang mampu mencernakan kayu. Hewan flagellate mampu menghasilkan enzim selulose.
Secara periodic, rayap mengalami pengelupasan kulit. Pada saat kulit mengelupas, usus bagian belakang iut terkelupas, ehingga flagelata turut terbawa oleh usus. Untuk mendapatkan kembali flaggellata tersebut, rayap biasanya memakan kembali kelupasan kulitnya. Berbeda dengan rayap dewasa, rayap yang baru menetas suka menjilati dubur rayap dewasa untuk mendapatkan flagellate.
Adaptasi tingkah laku pada mamalia air
Hewan vertebrata dari golongan mamalia dan reptilian yang hidup di dalam air tetap bernafas dengan paru-paru. Hal itu tampak jelas pada cara bernafasnya, misalnya paus. Setiapsaat paus muncul ke permukaan air untuk menghirup udara sebanyak-banyaknya sampai paru-parunya penuh sekali, yaitu sektar 3.350 liter. Setelah itu, paus akan menyelam kembali ke dalam air. Dengan udara sebanyak itu, paus mampu bertahan selama kira-kira setengah jam di dalam air. Pada saat muncul kembali lubang hidung, seperti pancaran air mancur. Sisa oksidasi ini berupa karbon dioksida yang jenuh dengan uap air yang telah mengalami pengembunan (kondensi).

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Adaptasi Tingkah laku Adaptasi Behavioral Makhluk Hidup

  • Pengertian kulit atau Integumen Kulit (integument) Kuliat berfungsi untuk melindungi jaringan dibawahnya dari kerusakan kerusakan fisik karena gesekan,penyinaran, kuman kuman, dan zat kimia. Selain it ...
  • Macam-Macam NeuronMenurut  fungsinya , neuron dibedakan menjadi tiga macam yaitu neuron sensorik, neuron motorik, dan neuron asosiasi. Neuron sensorik juga disebut sel saraf indra, k ...
  • Indra Penglihat pada ManusiaIndra penglihat manusia berupa mata. Mata sebagai indra penglihatan memiliki bagian-bagian tertentu yang membentuk penglihatan. Bagian-bagian Mata Mata berbentuk bola ...
  • Indra Pembau (Pencium) pada ManusiaIndra pembau pada tubuh kita berupa hidung. Di dalam rongga hidung bagian atas terdapat serabut-serabut saraf pembau dengan sel-sel pembau di ujungnya. Serabut-serabut s ...
  • Indra Peraba pada ManusiaIndra peraba pada tubuh manusia adalah kulit. Di kulit terdapat beberapa organ pengindraan khusus tersebut reseptor. Reseptor merupakan percabangan akhir dendrite dari n ...

0 comments:

Post a Comment