Belajar di mana saja, Kapan saja, Dengan siapa saja

Thursday, July 17, 2014

Proses Reproduksi pada Manusia

Seperti organism lainya , manusia berkembangbiak secara seksual dan ada saat tertentu akan membentuk sel-sel kelamin(gamet). Sel-sel kelamin yang dibentuk seorang pria disebut sel mani(spermatozoa. Seorang pria dewasa menghasilkan lebih dari seratus juta sel sperma setiap hari. Adapun sel-sel kelamin yang dibentuk oleh seorang wanita disebut sel telur (ovum). Proses pembentukan spermatozoa disebut spermatogenesis, sedangkan proses pembentukan ovum disebut oogenesis. Kedua proses mengawali terjadinya perkembangbiakan pada manusia.

Seorang wanita  mampu memproduksi sel telur (ovum) setelah masa puber (remaja awal) sampai dewasa, yaitu sekitar umur 12 sampai 50 tahun. Setelah usia sekitar 50 tahun seorang wanita tidak produktif lagi ditandai dengan tidak mengalami menstruasi. Masa tersebut dinamakan menopause.
Setelah sel telur di dalam ovarium masak, dinding rahim menebal dan banyak mengandung pembuluh darah. Pembuahan didahului oleh peristiwa ovulasi, yaitu lepasnya sel telur yang masak dari ovarium. Jika sperma bertemu dengan ovum akan terjadi pembuahan. Pembuahan terjadi di oviduk. Sel telur yang telah dibuahi akan membentuk zigot. Zigot yang terbentuk segera diselubungi oleh selaput , kemudian menuj ke rahim . di dalam rahim zigot menanamkan diri pada dinding rahim yang telah menebal.
Zigot  yang telah berada di rahim akan terus tumbuh dan berkembang menjadi embrio sampai dilahirkan. Masa embrio / masa kehamilan manusia sekitar 9 bulan 10 hari. Di dalam rahim embrio dapat makanan dari tubuh induk melalui plaseta (ari-ari). Embrio di dalam rahim dilindungi selaput pembungkus berikut .
Amnion,  merupakan selaput yang membatasi ruangan tempat terdapatnya embrio. Dinding amnion mengeluarkan getah berupa air ketuban yang berguna untuk menjaga embrio agar tetap basah menahan goncangan
Korin, merupakan suatu selaput yang berada di sebelah luar amnion. Korin dan alantos akan tumbuh membentuk jonjot pembuluh darah yang berhubungan dengan peredaran darah induknya melalui plasenta.
Sakus vitellinus ( kantong kuning telur) terletak di antara amnion pada plastea . saku vitelinus merupakan pemuncula sel-sel dan pembuluh darah pertma.
Alantois, terletak di dalam tali pusat. Alantois berfungsi untuk respirasi , saluran makanan, dan ekskresi. Waktu embrio berkembang , jaringan epitelnya menghilang dan tinggal pembuluh darah berfungsi sebagai penghubung embrio dan plasenta.
Jika setelah ovulasi sel telur tidak dibuahi sel sperma, jaringan dinding rahim yang telah menebal dan mengandung pembuluh darah akan rusak dan luruh disebut haid ( menstruasi). Peristiwa tersebut terjadi pada wanita setia 28 hari sekali. Luruhnya dinding rahim tersebut ditandai dengan keluarnya darah melalui vagina.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Proses Reproduksi pada Manusia

  • Fungsi dan Pengertian Ginjal (Ren) Ginjal (Ren) Ginjal merupakan alat ekskresi yang utama. Ginjal berbentuk menyerupai biji kacang buncis, berwarna merah coklat. Di dalam tubuh manusia terdapat sepasang g ...
  • Bioteknologi Bidang PertanianPenanaman secara hidroponik Hidroponik berasal dari kata bahasa Yunani hydro yang berate air dan ponus yang berarti bekerja. Jadi, hidroponik artinya pengerjaan air atau ...
  • Mekanisme Melihat pada ManusiaJika suatu benda terkena cahaya, benda akan memantulkan berkas-berkas cahaya tersebut. Pantulan cahaya tersebut masuk melalui lensa mata serta bagian-bagian lainnya menu ...
  • Adaptasi Morfologi pada HewanAdaptasi morfologi merupakan bentuk adaptasi pada makhluk hidup yang paling mudah kita kenal. Sebab adaptasi morfologi berkaitan dengan bentuk tubuh organ bagian luar. ...
  • Pengertian MateriPengertian Materi Pada dasarnya segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang dapat digolongkan sebagai materi. Sebagai contoh, batu dan air tergolong suatu mat ...

0 comments:

Post a Comment