Seperti organism lainya , manusia berkembangbiak secara
seksual dan ada saat tertentu akan membentuk sel-sel kelamin(gamet). Sel-sel
kelamin yang dibentuk seorang pria disebut sel mani(spermatozoa. Seorang pria
dewasa menghasilkan lebih dari seratus juta sel sperma setiap hari. Adapun
sel-sel kelamin yang dibentuk oleh seorang wanita disebut sel telur (ovum).
Proses pembentukan spermatozoa disebut spermatogenesis, sedangkan proses
pembentukan ovum disebut oogenesis. Kedua proses mengawali terjadinya
perkembangbiakan pada manusia.
Seorang wanita mampu
memproduksi sel telur (ovum) setelah masa puber (remaja awal) sampai dewasa, yaitu
sekitar umur 12 sampai 50 tahun. Setelah usia sekitar 50 tahun seorang wanita
tidak produktif lagi ditandai dengan tidak mengalami menstruasi. Masa tersebut
dinamakan menopause.
Setelah sel telur di dalam ovarium masak, dinding rahim
menebal dan banyak mengandung pembuluh darah. Pembuahan didahului oleh
peristiwa ovulasi, yaitu lepasnya sel telur yang masak dari ovarium. Jika
sperma bertemu dengan ovum akan terjadi pembuahan. Pembuahan terjadi di oviduk.
Sel telur yang telah dibuahi akan membentuk zigot. Zigot yang terbentuk segera
diselubungi oleh selaput , kemudian menuj ke rahim . di dalam rahim zigot
menanamkan diri pada dinding rahim yang telah menebal.
Zigot yang telah berada
di rahim akan terus tumbuh dan berkembang menjadi embrio sampai dilahirkan.
Masa embrio / masa kehamilan manusia sekitar 9 bulan 10 hari. Di dalam rahim
embrio dapat makanan dari tubuh induk melalui plaseta (ari-ari). Embrio di
dalam rahim dilindungi selaput pembungkus berikut .
Amnion, merupakan
selaput yang membatasi ruangan tempat terdapatnya embrio. Dinding amnion
mengeluarkan getah berupa air ketuban yang berguna untuk menjaga embrio agar
tetap basah menahan goncangan
Korin, merupakan suatu selaput yang berada di sebelah luar
amnion. Korin dan alantos akan tumbuh membentuk jonjot pembuluh darah yang
berhubungan dengan peredaran darah induknya melalui plasenta.
Sakus vitellinus ( kantong kuning telur) terletak di antara
amnion pada plastea . saku vitelinus merupakan pemuncula sel-sel dan pembuluh
darah pertma.
Alantois, terletak di dalam tali pusat. Alantois berfungsi
untuk respirasi , saluran makanan, dan ekskresi. Waktu embrio berkembang ,
jaringan epitelnya menghilang dan tinggal pembuluh darah berfungsi sebagai
penghubung embrio dan plasenta.
Jika setelah ovulasi sel telur tidak dibuahi sel
sperma, jaringan dinding rahim yang telah menebal dan mengandung pembuluh darah
akan rusak dan luruh disebut haid ( menstruasi). Peristiwa tersebut terjadi
pada wanita setia 28 hari sekali. Luruhnya dinding rahim tersebut ditandai dengan
keluarnya darah melalui vagina.
0 comments:
Post a Comment